Minggu, 15 Mei 2016

Iman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT



MATERI           : IMAN KEPADA NABI DAN RASUL ALLAH
SWT (AQIDAH AKHLAQ)
KELAS             : IV (BAB IX)
DURASI           : 2 x 30 Menit

IMAN KEPADA NABI DAN RASUL ALLAH SWT
A.  Meyakini Adanya Nabi dan Rasul Allah
1.  Nabi dan Rasul
Nabi adalah seorang laki-laki merdeka (bukan budak belian) yang mendapat wahyu dari Allah, tetapi tidak wajib menyampaikan kepada umatnya. Sedangkan Rasul adalah seorang laki-laki merdeka (bukan budak belian) yang mendapat wahyu dari Allah, dan wajib menyampaikan kepada umatnya. Jadi, Nabi bukan Rasul, sedangkan Rasul sudah pasti Nabi. Seorang Nabi tidak melaksanakan tugas keRasulan, sedangkan seorang Rasul melaksanakan tugas keNabian.
Jumlah Nabi dan Rasul Allah sangat banyak, namun yang mengetahui jumlahnya hanya Allah. Sebagian dari mereka dikisahkan dalam al-Qur’an, dan sebagian besar tidak. Allah berfirman dalam surat An-Nisa’ ayat 164:


وَرُسُلاًقَدْقَصَصْنَاهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلاً لَمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ وَكَلَّمَ اللهُ مُوْ سَى تَكْلِيْمًا

Artinya: “Dan  rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.”

2.  Iman kepada Nabi dan Rasul
Iman kepada Nabi dan Rasul ialah mempercayai bahwa Allah SWT telah mengutus para Nabi dan Rasul untuk menyampaikan petunjuk dan pedoman hidup kepada umat manusia agar dapat mencapai kesejahteraan hidup lahir dan batin.
Sebagai umat islam, kita harus beriman kepada Nabi dan Rasul Allah.
Iman kepada Nabi dan Rasul merupakan rukun iman, dengan beriman kepada Nabi dan Rasul Allah berarti kita mempercayai kebenaran ajaran mereka.
Ajaran para Nabi dan Rasul Allah merupakan wahyu dari Allah yang harus dijadikan pedoman oleh umat manusia.Jadi, bila kita beriman kepada para Nabi dan Rasul Allah, kita akan mendapatkan pedoman hidup yang benar. Bukti bahwa para Nabi dan Rasul benar-benar ada ialah:
a.    Kisahnya terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadits.
b.    Di Negara-negara Arab dan sekitarnya terdapat beberapa makam Nabi dan Rasul, seperti makam Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad SAW.
c.    Kitab-kitab yang mereka ajarkan terutama Injil dan Al-Qur’an, sampai saat ini masihdipelajar oleh umat manusia.
d.    Sampai saat ini para pengikut mereka masih ada, terutama pengikut Nabi Musa (umat Yahudi), Nabi Isa (umat Kristiani), dan Nabi Muhammad SAW (umat Muslim).


B.  Nama Nabi dan Rasul Allah Serta Keistimewaannya
Jumlah Nabi dan Rasul Allah sangat banyak, namun yang mengetahui jumlahnya hanya Allah. dan yang wajib kita ketahui berjumlah 25 Nabi dan Rasul, masing-masing Nabi dan Rasul juga memiliki keistimewaan. Keistimewaan tersebut adalah:
No.
Nama Nabi/Rasul
Keistimewaan
1.
Adam As
Manusia pertama yang diciptakan Allah dan usianya 1000 tahun
2.
Idris As
Diangkat menjadi Rasul diusia 82 tahun, dilahirkan dan dibesarkan di Babilonia.
3.
Nuh As
Usianya mencapai 950 tahun, membuat kapal dan selamat dari banjir yang dahsyat.
4.
Hud As
Di utus untuk bangsa ‘Ad yang terletak antara Yaman dan Aman (Yordania).
5.
Sholeh As
Di utus untuk bangsa Tsamud, dan merupakan keturunan nabi Nuh As.
6.
Ibrahim As
Bapaknya para nabi, membangun Ka’bah, ibadah haji, qurban dan khitan.
7.
Luth As
Di utus untuk bangsa Sodom, kaumnya dihancurkan Allah karena laki-laki senang terhadap laki-laki.
8.
Ismail As
Putra nabi Ibrahim, membangun Ka’bah dan anak yang diqurbankan.
9.
Ishaq As
Putra nabi Ibrahim dari istrinya Sarah. Saudara sebapak dengan nabi Ismail As, namun berlainan ibu.
10.
Ya’kub As
Putra nabi Ishaq, menurunkan 12 keturunan dengan sebutan Al Asbath.
11.
Yusuf As
Putra nabi Ya’kub, sangat disukai oleh wanita karena merupakan seorang nabi yang sangat tampan.
12.
Ayyub As
Saudara sepupu nabi Yusuf dan nabi yang sabar, yang diuji dengan penyakit kulit.
13.
Zulkifli As
Putra dari nabi Ayyub, nama aslinya Basyar.
Lalu karena ketaatannya diberi nama Dzulkifli oleh Allah SWT.
14.
Syuaib As
Masih keturunan nabi Ibrahim, tinggal di Madyan (antara Syam dan Hijaz).
15.
Musa As
Keturuna nabi Ya’kub, diutus untuk kaum Bani Israil, serta mendapat kitab Taurat dri Allah
16.
Harun As
Saudara nabi Musa, dan berdakwah dikalangan Bani Israil di Mesir.
17.
Daud As
Panglima perang Bani Israil yang bisa melunakkan besi. Senang berpuasa Sunnah, mendapat kitab Zabur dari Allah.
18.
Sulaiman As
Seorang raja yang kaya raya dan mendapat mukjizat dapat berbicara dengan hewan. Putra Nabi Daud
19.
Ilyas As
Keturunan nabi Harun, dan diutus kepada Bani Israil diwilayah sekitar sungai Yordania.
20.
Ilyasa As
Saling bahu membahu dalam berdakwah bersama nabi Ilyas yang sudah tua, kepada kaum Bani Israil.
21.
Yunus As
Di utus ke wilayah Ninive Irak, pernah ditelan ikan Hiu selama 3 hari kemudian diselamatkan oleh Allah.
22.
Zakaria As
Pengasuh dan pembimbing Siti Maryam di Baitul Maqdis.
23.
Yahya As
Putra nabi Zakaria, dan terlahir dari orang tua yang sudah tua renta.
24.
Isa As
Lahir tanpa seorang bapak, mendapat mukjizat berupa kitab Injil untuk umatnya Bani Israil
25.
Muhammad SAW
Putra Abdullah, lahir dalam keadaan Yatim. Beliau adalah nabi terakhir yang mendapat wahyu berupa Al-Qur’an oleh Allah SWT.

C.  Tugas Nabi dan Rasul
Nabi dan Rasul diciptakan oleh Allah dengan membawa tugas yaitu untuk membimbing umat manusia dari jalan kegelapan menuju jalan yang terang benderang. Tugas Nabi dan Rasul ialah:
1.     Menyampaikan ajaran Allah kepada umat manusia.
2.    Mengajak, menuntun, dan membimbing umat manusia agar beriman dan bertauhid kepada Allah.
3.    Mengajak umat manusia menyembah Allah, dengan melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
4.    Memperbaiki akhlaq manusia.
5.    Menyampaikan kabar gembira dan kabar peringatan kepada umat manusia seperti yang dijelaskan dalam al-qur’an surat al-An’am ayat 48:



وَمَانُرْسِلُ الْمُرْسَلِيْنَ إِلاَّ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ فَمَنْ آمَنُ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَاهُمْ يَحْزَ نُوْنَ

Artinya: “Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.”

D.  Memahami Sikap Terpuji Para Nabi dan Rasul
Nabi dan Rasul memiliki sifat yang diberikan oleh Allah yang merupakan empat sifat wajib bagi para Nabi dan Rasul, dan sifat tersebut melekat pada diri seorang Nabi dan Rasul. Sifat-sifat tersebut ialah:
1.     Shiddiq
Shiddiq artinya jujur, jadi Nabi dan Rasul selalu mengatakan suatu hal dengan benar, tidak pernah berbohong dan berbuat salah. Lawan dari sifat Shiddiq adalah kidzib, artinya bohong. Seorang Nabi dan Rasul tidak memiliki sifat bohong, bila seorang Nabi dan Rasul berkata bohong, maka tidak akan dipercaya oleh umat.
2.    Amanah
Amanah artinya dapat dipercaya dalam melaksanakan tugas. Nabi dan Rasul Allah adalah orang-orang yang dapat dipercaya, karena mereka tidak pernah berbohong dan tidak pernah ingkar janji. Lawan dari sifat amanah adalah khianat, artinya tidak dapat dipercaya. Nabi dan Rasul tidak memiliki sifat khianat, jadi mereka tidak pernah lalai akan kewajibannya terhadap Allah maupun kewajibannya terhadap sesama manusia.
3.    Tabligh
Tabligh artinya menyampaikan semua wahyu atau perintah Allah. Para Nabi dan Rasul hanya menyampaikan kebenaran kepada kaumnya, yaitu kebenaran dari Allah, dan para Nabi dan Rasul tidak pernah menyampaikan jaran sesat. Lawan dari sifat tabligh adalah sifat kitman, artinya menyembunyikan sesuatu yang harus disampaikan kepada orang lain, dan para Nabi dan Rasul tidak memiliki sifat kitman.
4.    Fathanah
Fathanah artinya pandai atau cerdas. Para Nabi dan Rasul adalah orang-orang yang pandai, cerdas, bijaksana, dan tangkas. Lawan dari sifat fathanah adalah sifat baladah, artinya bodoh. Para Nabi dan Rasul Allah bukan orang yang bodoh karena mereka manusia pilihan yang diberi tugas untuk memimpin kaumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar