Selasa, 24 Mei 2016
Minggu, 15 Mei 2016
Iman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT
MATERI : IMAN KEPADA NABI DAN RASUL ALLAH
SWT
(AQIDAH AKHLAQ)
KELAS : IV (BAB IX)
DURASI : 2 x 30 Menit
IMAN
KEPADA NABI DAN RASUL ALLAH SWT
A. Meyakini
Adanya Nabi dan Rasul Allah
1. Nabi dan
Rasul
Nabi
adalah seorang laki-laki merdeka (bukan budak belian) yang mendapat wahyu dari Allah,
tetapi tidak wajib menyampaikan kepada umatnya. Sedangkan Rasul adalah seorang
laki-laki merdeka (bukan budak belian) yang mendapat wahyu dari Allah, dan
wajib menyampaikan kepada umatnya. Jadi, Nabi bukan Rasul, sedangkan Rasul
sudah pasti Nabi. Seorang Nabi tidak melaksanakan tugas keRasulan, sedangkan
seorang Rasul melaksanakan tugas keNabian.
Jumlah Nabi
dan Rasul Allah sangat banyak, namun yang mengetahui jumlahnya hanya Allah.
Sebagian dari mereka dikisahkan dalam al-Qur’an, dan sebagian besar tidak.
Allah berfirman dalam surat An-Nisa’ ayat 164:
وَرُسُلاًقَدْقَصَصْنَاهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلاً لَمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ وَكَلَّمَ اللهُ مُوْ سَى تَكْلِيْمًا
Artinya:
“Dan rasul-rasul yang sungguh telah Kami
kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak Kami
kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan
langsung.”
2. Iman
kepada Nabi dan Rasul
Iman
kepada Nabi dan Rasul ialah mempercayai bahwa Allah SWT telah mengutus para Nabi
dan Rasul untuk menyampaikan petunjuk dan pedoman hidup kepada umat manusia
agar dapat mencapai kesejahteraan hidup lahir dan batin.
Sebagai umat islam, kita harus beriman kepada Nabi
dan Rasul Allah.
Iman
kepada Nabi dan Rasul merupakan rukun iman, dengan beriman kepada Nabi dan Rasul
Allah berarti kita mempercayai kebenaran ajaran mereka.
Ajaran para Nabi dan Rasul Allah merupakan
wahyu dari Allah yang harus dijadikan pedoman oleh umat manusia.Jadi, bila kita
beriman kepada para Nabi dan Rasul Allah, kita akan mendapatkan pedoman hidup
yang benar. Bukti bahwa para Nabi dan Rasul benar-benar ada ialah:
a.
Kisahnya terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadits.
b.
Di Negara-negara Arab dan sekitarnya terdapat
beberapa makam Nabi dan Rasul, seperti makam Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad
SAW.
c.
Kitab-kitab yang mereka ajarkan terutama Injil
dan Al-Qur’an, sampai saat ini masihdipelajar oleh umat manusia.
d.
Sampai saat ini para pengikut mereka masih ada,
terutama pengikut Nabi Musa (umat Yahudi), Nabi Isa (umat Kristiani), dan Nabi
Muhammad SAW (umat Muslim).
B. Nama Nabi
dan Rasul Allah Serta Keistimewaannya
Jumlah Nabi dan Rasul Allah sangat banyak, namun yang mengetahui
jumlahnya hanya Allah. dan yang wajib kita ketahui berjumlah 25 Nabi dan Rasul,
masing-masing Nabi dan Rasul juga memiliki keistimewaan. Keistimewaan tersebut
adalah:
No.
|
Nama Nabi/Rasul
|
Keistimewaan
|
1.
|
Adam
As
|
Manusia pertama yang
diciptakan Allah dan usianya 1000 tahun
|
2.
|
Idris As
|
Diangkat menjadi Rasul diusia 82 tahun,
dilahirkan dan dibesarkan di Babilonia.
|
3.
|
Nuh As
|
Usianya mencapai 950 tahun,
membuat kapal dan selamat dari banjir yang dahsyat.
|
4.
|
Hud As
|
Di utus untuk bangsa ‘Ad yang terletak antara
Yaman dan Aman (Yordania).
|
5.
|
Sholeh
As
|
Di utus untuk bangsa
Tsamud, dan merupakan keturunan nabi Nuh As.
|
6.
|
Ibrahim As
|
Bapaknya para nabi, membangun Ka’bah, ibadah
haji, qurban dan khitan.
|
7.
|
Luth
As
|
Di utus untuk bangsa Sodom,
kaumnya dihancurkan Allah karena laki-laki senang terhadap laki-laki.
|
8.
|
Ismail As
|
Putra nabi Ibrahim, membangun Ka’bah dan anak
yang diqurbankan.
|
9.
|
Ishaq
As
|
Putra nabi Ibrahim dari
istrinya Sarah. Saudara sebapak dengan nabi Ismail As, namun berlainan ibu.
|
10.
|
Ya’kub As
|
Putra nabi Ishaq, menurunkan 12 keturunan
dengan sebutan Al Asbath.
|
11.
|
Yusuf
As
|
Putra nabi Ya’kub, sangat
disukai oleh wanita karena merupakan seorang nabi yang sangat tampan.
|
12.
|
Ayyub As
|
Saudara sepupu nabi Yusuf dan nabi yang
sabar, yang diuji dengan penyakit kulit.
|
13.
|
Zulkifli
As
|
Putra
dari nabi Ayyub, nama aslinya Basyar.
Lalu
karena ketaatannya diberi nama Dzulkifli oleh Allah SWT.
|
14.
|
Syuaib As
|
Masih keturunan nabi Ibrahim, tinggal di
Madyan (antara Syam dan Hijaz).
|
15.
|
Musa
As
|
Keturuna nabi Ya’kub, diutus
untuk kaum Bani Israil, serta mendapat kitab Taurat dri Allah
|
16.
|
Harun As
|
Saudara nabi Musa, dan berdakwah dikalangan
Bani Israil di Mesir.
|
17.
|
Daud
As
|
Panglima perang Bani Israil
yang bisa melunakkan besi. Senang berpuasa Sunnah, mendapat kitab Zabur dari
Allah.
|
18.
|
Sulaiman As
|
Seorang raja yang kaya raya dan mendapat
mukjizat dapat berbicara dengan hewan. Putra Nabi Daud
|
19.
|
Ilyas
As
|
Keturunan nabi Harun, dan
diutus kepada Bani Israil diwilayah sekitar sungai Yordania.
|
20.
|
Ilyasa As
|
Saling bahu membahu dalam berdakwah bersama
nabi Ilyas yang sudah tua, kepada kaum Bani Israil.
|
21.
|
Yunus
As
|
Di utus ke wilayah Ninive
Irak, pernah ditelan ikan Hiu selama 3 hari kemudian diselamatkan oleh Allah.
|
22.
|
Zakaria As
|
Pengasuh dan pembimbing Siti Maryam di Baitul
Maqdis.
|
23.
|
Yahya
As
|
Putra nabi Zakaria, dan terlahir
dari orang tua yang sudah tua renta.
|
24.
|
Isa As
|
Lahir tanpa seorang bapak, mendapat mukjizat
berupa kitab Injil untuk umatnya Bani Israil
|
25.
|
Muhammad
SAW
|
Putra Abdullah, lahir dalam
keadaan Yatim. Beliau adalah nabi terakhir yang mendapat wahyu berupa
Al-Qur’an oleh Allah SWT.
|
C. Tugas Nabi
dan Rasul
Nabi dan Rasul diciptakan oleh Allah dengan membawa tugas yaitu
untuk membimbing umat manusia dari jalan kegelapan menuju jalan yang terang
benderang. Tugas Nabi dan Rasul ialah:
1.
Menyampaikan ajaran Allah kepada umat manusia.
2.
Mengajak, menuntun, dan membimbing umat manusia
agar beriman dan bertauhid kepada Allah.
3.
Mengajak umat manusia menyembah Allah, dengan
melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
4.
Memperbaiki akhlaq manusia.
5.
Menyampaikan kabar gembira dan kabar peringatan
kepada umat manusia seperti yang dijelaskan dalam al-qur’an surat al-An’am ayat
48:
وَمَانُرْسِلُ الْمُرْسَلِيْنَ إِلاَّ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ فَمَنْ آمَنُ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَاهُمْ يَحْزَ نُوْنَ
Artinya:
“Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar
gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan
perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka
bersedih hati.”
D. Memahami
Sikap Terpuji Para Nabi dan Rasul
Nabi dan Rasul memiliki sifat yang diberikan oleh Allah yang
merupakan empat sifat wajib bagi para Nabi dan Rasul, dan sifat tersebut
melekat pada diri seorang Nabi dan Rasul. Sifat-sifat tersebut ialah:
1.
Shiddiq
Shiddiq artinya
jujur, jadi Nabi dan Rasul selalu mengatakan suatu hal dengan benar, tidak
pernah berbohong dan berbuat salah. Lawan dari sifat Shiddiq adalah kidzib,
artinya bohong. Seorang Nabi dan Rasul tidak memiliki sifat bohong, bila
seorang Nabi dan Rasul berkata bohong, maka tidak akan dipercaya oleh umat.
2.
Amanah
Amanah artinya
dapat dipercaya dalam melaksanakan tugas. Nabi dan Rasul Allah adalah
orang-orang yang dapat dipercaya, karena mereka tidak pernah berbohong dan
tidak pernah ingkar janji. Lawan dari sifat amanah adalah khianat,
artinya tidak dapat dipercaya. Nabi dan Rasul tidak memiliki sifat khianat,
jadi mereka tidak pernah lalai akan kewajibannya terhadap Allah maupun
kewajibannya terhadap sesama manusia.
3.
Tabligh
Tabligh artinya menyampaikan
semua wahyu atau perintah Allah. Para Nabi dan Rasul hanya menyampaikan
kebenaran kepada kaumnya, yaitu kebenaran dari Allah, dan para Nabi dan Rasul
tidak pernah menyampaikan jaran sesat. Lawan dari sifat tabligh adalah
sifat kitman, artinya menyembunyikan sesuatu yang harus disampaikan
kepada orang lain, dan para Nabi dan Rasul tidak memiliki sifat kitman.
4.
Fathanah
Fathanah artinya
pandai atau cerdas. Para Nabi dan Rasul adalah orang-orang yang pandai, cerdas,
bijaksana, dan tangkas. Lawan dari sifat fathanah adalah sifat baladah,
artinya bodoh. Para Nabi dan Rasul Allah bukan orang yang bodoh karena mereka
manusia pilihan yang diberi tugas untuk memimpin kaumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
